Pastikan Akurasi Data Pemilih, Bawaslu Kab. Sukabumi Kawal Coktas KPU di Lima Wilayah.
|
Sukabumi – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Sukabumi melakukan pengawasan melekat terhadap pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sukabumi pada tanggal 10-11 Juni 2026. Pengawasan ini dilakukan secara intensif dengan membagi tim pengawas ke dalam lima wilayah strategis guna memastikan seluruh proses pemutakhiran data pemilih berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Faisal Rifa’i, menyatakan bahwa pengawasan ini merupakan langkah preventif untuk menjamin hak pilih warga negara Indonesia. "Fokus utama kami adalah memastikan bahwa setiap prosedur yang dilakukan oleh tim KPU di lapangan benar-benar menyasar data yang akurat. Kami tidak ingin ada warga yang kehilangan hak pilihnya atau adanya data tidak valid yang masuk dalam daftar pemilih," tegas faisal saat memantau langsung di salah satu titik pengawasan.
Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Abdulloh Sarabiti menambahkan, bahwa pembagian ke dalam lima wilayah ini dilakukan untuk efektivitas jangkauan pengawasan. "Dengan pembagian lima wilayah ini, kami dapat lebih cepat merespons jika ditemukan kendala atau ketidaksesuaian prosedur di lapangan. Hasil pengawasan dari kelima wilayah ini akan kami rekapitulasi sebagai bahan evaluasi dan saran perbaikan kepada KPU," jelasnya.
Bawaslu terus mengimbau masyarakat untuk proaktif. Jika ada warga yang merasa belum terdaftar sebagai pemilih (Pemilih Pemula), Pindah Domisili, Pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat dan/atau menemukan Data Pemilih yang tidak sesuai diharapkan segera menyampaikan Laporan ke Posko Aduan Hak Pilih yang telah tersedia di kantor Bawaslu Kabupaten Sukabumi.
Melalui pengawasan yang ketat dan sistematis ini, Bawaslu Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk mengawal penyusunan data pemilih secara berkelanjutan demi terwujudnya pemilihan yang berkualitas dan demokratis.
Penulis : Novia
Editor : Idan Sutisna
Foto : Arsip Humas