Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Sukabumi Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Inklusif di SLBN Handayani.

Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Inklusif di SLBN Handayani.

Sukabumi, 24 Juni 2026 – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan “Bawaslu Goes to School” dengan fokus sosialisasi pengawasan partisipatif bersama pemilih pemula di SLB Negeri Handayani Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan hak pilih teman-teman disabilitas terpenuhi dan mereka dapat berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi.

Acara yang berlangsung pada Selasa, 09 Juni 2026, mulai pukul 10.00 WIB ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Bawaslu Kabupaten Sukabumi, perwakilan SLBN Handayani, serta staf kesekretariatan Bawaslu Kabupaten Sukabumi. Wakasek Kehumasan SLBN Handayani, Dewi Mulayasari, dalam sambutannya menekankan pentingnya edukasi pemilu yang sederhana dan konkret bagi siswa-siswi disabilitas, mengingat mereka juga merupakan pemilih pemula yang memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam demokrasi.

Anggota Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Abdulloh Sarabiti, S.Kom.I, menyampaikan bahwa Bawaslu akan memastikan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ramah dan aksesibilitas bagi pemilih disabilitas. 

Selanjutnya Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Faisal Rifa’i, S.H.I., M.M, “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pertemuan sesaat, tetapi dapat menjadi awal dari terjalinnya hubungan dan kolaborasi yang berkelanjutan. Ke depan, kami sangat terbuka untuk terus bersinergi dan bekerja sama dalam berbagai kegiatan edukasi, sosialisasi, maupun program-program yang dapat memberikan manfaat bagi teman-teman disabilitas.” Ujarnya.

Rusmin Nuryadin, Anggota Bawaslu Kabupaten Sukabumi sebagai Narasumber merinci syarat memilih bagi pemilih berusia 17 tahun dan berbagai bentuk fasilitasi yang akan diberikan di TPS untuk pemilih disabilitas. Fasilitasi tersebut meliputi TPS yang mudah dijangkau, prioritas dalam memberikan suara, alat bantu tunanetra, pendampingan saat memberikan suara, jaminan kerahasiaan pilihan, serta kesetaraan hak sebagai pemilih. 

Sesi tanya jawab menjadi bagian interaktif yang menarik. Salah satu pertanyaan dari guru SLBN Handayani menyoroti kekhawatiran terkait pendampingan pemilih disabilitas oleh saksi partai. Bawaslu menanggapi bahwa akan terus melakukan evaluasi kinerja kelembagaan guna memastikan pengawasan dilaksanakan secara maksimal dari mulai tingkat TPS secara berjengjang. Selain itu, Bawaslu akan melalukan koordinasi dengan KPU Kabupaten Sukabumi dalam memetakan data disabilitas dan memastikan TPS ramah disabilitas. Bawaslu juga mempersilakan untuk melaporkan jika terdapat potensi masalah yang mungkin akan terjadi kepada pengawas pemilu. 

Kegiatan ini menegaskan komitmen Bawaslu Kabupaten Sukabumi dalam membangun pengawasan partisipatif yang inklusif, memastikan setiap warga negara, termasuk pemilih disabilitas, memahami hak-haknya dan dapat berpartisipasi dalam Pemilu dengan akses layanan yang ramah dan setara.

penulis dan foto : humas

editor : idan. s