Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Sukabumi Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif untuk Perkuat Demokrasi

diskusi p2p luring

SUKABUMI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi sukses menyelenggarakan kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang bertujuan untuk memperkuat peran serta masyarakat dalam mengawal proses demokrasi. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan narasumber dari internal Bawaslu serta pihak terkait, menandai komitmen Bawaslu dalam mewujudkan pemilihan umum yang berintegritas dan transparan. (4/6)

Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Faisal Rifa'i, dalam sambutannya menekankan bahwa P2P merupakan program strategis untuk pendidikan pengawasan partisipatif. Beliau juga menyoroti pentingnya upaya pencegahan tidak hanya pada tahapan penyelenggaraan, tetapi juga pada saat Non-Tahapan. "Harapan kami, kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan teknis pengawas partisipatif serta memperluas peran masyarakat dalam proses pengawasan maupun pencegahan," ujar Faisal Rifa'i.

Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Fereddy, S.E turut memberikan pandangannya mengenai pentingnya peningkatan kapasitas pengawas partisipatif. Ia menggarisbawahi bahwa penyelenggaraan pemilu yang baik adalah dasar utama demokrasi. Fereddy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta atas keikutsertaan mereka, menegaskan bahwa Bawaslu berperan aktif dalam menjaga proses demokrasi agar berjalan baik.

Sementara itu, sesi diskusi dipimpin oleh Muidul Fitri Athoilah (Kordiv Pencegahan, Parmas dan Humas), Abdulloh Sarabiti (Kordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa), Anzar Kusnandar, S. IP (Kepala Sekretariat), Fahmi Setia Dwi Nugraha (Kordiv. SDMO dan Diklat) serta Rifki Muhamad T.A (Pelaksana Teknis Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi). Dalam sesi diskusi, beberapa isu penting diangkat, termasuk tantangan dalam penanganan pelanggaran pemilu seperti intimidasi dan tekanan, serta perlunya keberanian masyarakat untuk melaporkan pelanggaran. Bawaslu menegaskan komitmennya untuk bersikap profesional dan menyelesaikan sengketa secara cepat dan tepat sesuai Perbawaslu 9 Tahun 2022.

Kegiatan P2P ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran setiap individu akan pentingnya partisipasi aktif dalam menyukseskan perhelatan demokrasi, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pejabat terpilih melalui pengawasan yang efektif dan transparan.

penulis & foto : Humas
Editor : Idan