Bawaslu Goes to School, Abdulloh Saribiti Ajak Siswa SMAN 1 Cisaat Aktif Awasi Pemilu melalui Gerakan Partisipatif
|
Kabupaten Sukabumi - Pengawasan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab jajaran Bawaslu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Abdulloh Saribiti, S.kom. I., dalam kegiatan Bawaslu Goes to School di SMAN 1 Cisaat. Abdulloh Saribiti menyampaikan bahwa pemilih harus memiliki kecerdasan dan kesadaran dalam menentukan pilihan. Menurutnya, partisipasi dalam demokrasi tidak berhenti pada penggunaan hak pilih, tetapi juga mencakup kepedulian untuk menjaga proses pemilu agar berjalan sesuai ketentuan.
Ia menjelaskan pentingnya pengawasan partisipatif, yakni keterlibatan masyarakat dalam mengawasi jalannya pemilu dan pemilihan kepala daerah. Melalui pendidikan pengawasan sejak dini, para siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap integritas demokrasi dan berani menyikapi dugaan pelanggaran sesuai mekanisme yang berlaku. Dalam kesempatan tersebut, Abdulloh juga mengingatkan pentingnya mengoptimalkan tiga tagline Bawaslu, yaitu Cegah, Awasi, dan Tindak. Ketiganya merupakan rangkaian upaya pengawasan yang perlu diperkuat melalui kerja sama berbagai pihak.
Upaya pencegahan dilakukan dengan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat. Pengawasan diwujudkan melalui kepedulian terhadap proses penyelenggaraan pemilu, sedangkan penindakan dilakukan oleh pihak berwenang sesuai ketentuan apabila ditemukan dugaan pelanggaran. Melalui Bawaslu Goes to School, Bawaslu Kabupaten Sukabumi berharap siswa tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat yang peduli terhadap pengawasan demokrasi. Dengan kolaborasi antara penyelenggara pemilu, sekolah, dan masyarakat, pengawasan partisipatif diharapkan semakin berkembang untuk mewujudkan pemilu dan pemilihan kepala daerah yang berintegritas. (YP)
Penulis : Yulia Putri
Foto : Novia